a. Pengertian Diskriminasi :
Diskriminasi adalah perlakuan tidak adil atau berat sebelah antara suatu pihak
dengan pihak yang lainnya. Contoh : seorang anak pengusaha kaya serba di “anak
emaskan” di sekolahnya dan serba di dahulukan ketimbang anak seorang yang biasa
biasa saja.
Penyebab
diskriminasi :
1.
Latar
belakang suatu pihak
2.
Faktor
kepribadian
3.
Dilatar
belakangi oleh sosio kultural
4.
Adanya
perbedaan perbedaan baik dari segi ekonomi, sosial, budaya, agama,dsb.
Upaya upaya
yang dilakukan untuk mengurangi diskriminasi :
1.
Perbaikan
kondisi sosial dan ekonomi
2.
Sikap
keterbukaan dan lapang dada
3.
Loyalitas
yang tinggi
4.
Meningkatkan
rasa persatuan dan kesatuan
5.
Mengaplikasikan
nilai nilai pancasila terutama sila ketiga
b. Pengertian Etnosentrisme
Adanya sikap primordialisme yang ada dalam masyarakat melahirkan sikap
etnosentrisme. Etnosentrisme adalah sikap menilai unsur-unsur
kebudayaan lain dengan menggunakan kebudayaan sendiri. etnosentrisme
dapat diartikan pula sebagai sikap yang menganggapcara hidup bangsanya
merupakan cara hidup yang paling baik.
Ketika suku bangsa yang satu menganggap suku bangsa yang lain lebih rendah maka sikap demikian akan menimbulkan konflik. Konflik tersebut, misalnya kasus sara, yaitu pertentangan yang didasari oleh suku, agama, ras, dan antargolongan. Dampak negatif yang lebih luas dari sikap etnosentrisme antara lain:
Ketika suku bangsa yang satu menganggap suku bangsa yang lain lebih rendah maka sikap demikian akan menimbulkan konflik. Konflik tersebut, misalnya kasus sara, yaitu pertentangan yang didasari oleh suku, agama, ras, dan antargolongan. Dampak negatif yang lebih luas dari sikap etnosentrisme antara lain:
a. Mengurangi keobjektifan ilmu pengetahuan
b. Menghambat pertukaran budaya
c. Menghambat proses asimilasi kelompok yang berbeda
d. Memacu timbulnya konflik sosial.
Di sisi
yang lain saya berpendapat bahwa, jika dilihat dari fungsi
sosial, etnosentrisme dapat menghubungkan seseorang dengan kelompok sehingga
dapat menimbulkan solidaritas kelompok yang sangat kuat. Dengan memiliki rasa
solidaritas, setiap individu akan bersedia memberikan pengorbanan
secara maksimal. Sikap etnosentrisme diajarkan kepada kelompok bersama dengan
nilai-nilai kebudayaan. Salah satu bukti adanya sikap etnosentrisme adalah
hampir setiap individu merasa bahwa kebudayaannya yang paling baik
dan lebih tinggi dibanding dengan kebudayaan lainnya, misalnya:
a. Bangsa Amerika bangga akan kekayaan materinya
b. Bangsa Mesir bangga akan peninggalan kepurbakalaan yang bernilai tinggi
c. Bangsa Prancis bangga akan bahasanya
d. Bangsa Italia bangga akan musiknya.
Dampak positif dari
etnosentrisme yaitu dapat mempertinggi semangat patriotisme, menjaga
keutuhan dan stabilitas kebudayaan, serta mempertinggi rasa cinta pada
bangsa sendiri.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar